Literature Review : Effectiveness of Food Literacy Education Models in Improving Nutritional Status and Preventing Anemia among Adolescents
Abstract
Anemia dan masalah status gizi pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Rendahnya literasi pangan berkontribusi terhadap perilaku konsumsi yang tidak sehat, rendahnya asupan zat besi, serta kurangnya pemahaman mengenai gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai model pemberian edukasi literasi pangan yang efektif dalam meningkatkan status gizi dan menurunkan kejadian anemia pada remaja. Metode yang digunakan adalah studi literatur review dengan menelaah artikel ilmiah dari database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect tahun 2019–2025 menggunakan kata kunci “food literacy”, “nutrition education”, “anemia adolescents”, “nutritional status”, dan “health education”. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli, full text, dan berbahasa Indonesia atau Inggris. Hasil kajian menunjukkan bahwa model edukasi literasi pangan berbasis sekolah, media digital, peer education, serta pendekatan interaktif seperti game edukasi dan demonstrasi makanan sehat efektif meningkatkan pengetahuan gizi, pola makan sehat, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, serta meningkatkan indeks massa tubuh normal dan kadar hemoglobin remaja. Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dengan kombinasi media audiovisual dan pendampingan menunjukkan hasil paling optimal. Kesimpulan penelitian ini adalah model edukasi literasi pangan yang inovatif dan partisipatif berpengaruh positif terhadap peningkatan status gizi dan penurunan anemia pada remaja
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MidHealth: Jurnal Kebidanan dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

